LIBE UNAJA dan Rumah BUMN Jambi Bahas Penguatan Kolaborasi untuk Pengembangan UMKM dan Kewirausahaan

Penulis: LIBE UNAJA| 04 August 2026
LIBE UNAJA dan Rumah BUMN Jambi Bahas Penguatan Kolaborasi untuk Pengembangan UMKM dan Kewirausahaan

Jambi - Lembaga Inovasi Bisnis dan Ekspor Universitas Adiwangsa Jambi (LIBE UNAJA) melaksanakan audiensi dengan Rumah BUMN Jambi dalam rangka membangun dan memperkuat sinergi antarlembaga, khususnya dalam pengembangan kewirausahaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jambi.

Audiensi tersebut menjadi momentum strategis bagi LIBE UNAJA dan Rumah BUMN Jambi untuk menjajaki bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM serta dosen dan mahasiswa Universitas Adiwangsa Jambi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi melalui program inkubasi bisnis, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diarahkan pada penguatan ekosistem kewirausahaan dan peningkatan daya saing UMKM di Jambi.

Salah satu bentuk kerja sama yang menjadi perhatian adalah implementasi riset dosen dan mahasiswa bagi masyarakat, mengingat keberadaan Rumah BUMN yang mewadahi UMKM dinilai dapat menjadi mitra strategis dalam penerapan hasil penelitian secara langsung di tengah masyarakat.

Selain itu, LIBE UNAJA dan Rumah BUMN Jambi juga membahas peluang digitalisasi sistem UMKM Jambi, terutama dalam pengembangan dan pemanfaatan data UMKM pada berbagai sektor, termasuk bidang kuliner. Digitalisasi diharapkan dapat membantu memfasilitasi pengembangan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) maupun paten bagi produk-produk UMKM yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

Kerja sama juga diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, melalui keterlibatan para praktisi dari Rumah BUMN Jambi sebagai narasumber maupun mitra kolaborasi dalam berbagai kegiatan. Kolaborasi tersebut dapat mencakup bidang pelatihan, pengelolaan usaha, pemasaran, manajemen, teknologi informasi, ahli gizi, serta kompetensi lain yang relevan dengan kebutuhan UMKM.

Dalam aspek pendampingan, LIBE UNAJA berkomitmen untuk berperan dalam pendampingan dan inkubasi bisnis bagi pelaku UMKM Jambi, yang diperkuat melalui pelatihan, workshop, pendampingan, dan mentoring oleh dosen UNAJA sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Tidak hanya berhenti pada kegiatan pendampingan, kedua pihak juga menekankan pentingnya pembinaan UMKM secara berkelanjutan setelah program pendampingan maupun mentoring selesai. Dengan demikian, UMKM diharapkan mampu berkembang secara mandiri dan memiliki keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Sinergi juga akan diperkuat melalui integrasi dan kolaborasi antara LIBE UNAJA dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNAJA bersama Rumah BUMN Jambi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas serta eksistensi pelaku UMKM di Jambi.

Dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini juga membuka peluang pemanfaatan berbagai hibah penelitian dan pengabdian yang berasal dari Kemendiktisaintek maupun pihak lainnya. Melalui kemitraan yang lebih terarah, hasil penelitian dan pengabdian dosen serta mahasiswa diharapkan dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan menghasilkan outcome yang tepat sasaran.

Sebagai tindak lanjut audiensi, LIBE UNAJA dan Rumah BUMN Jambi akan mempersiapkan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai landasan pelaksanaan kerja sama. Penyusunan dokumen tersebut akan menyesuaikan dengan keputusan dan mekanisme kelembagaan terkait.

Ke depan, Rumah BUMN Jambi juga direncanakan melakukan kunjungan ke Universitas Adiwangsa Jambi sebagai bagian dari konfirmasi dan pemantapan keberlanjutan program kerja sama.

Melalui audiensi ini, LIBE UNAJA berharap kolaborasi bersama Rumah BUMN Jambi dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, BUMN, dan pelaku UMKM. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan program berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas, kualitas, daya saing, dan kemandirian UMKM di Provinsi Jambi.

Bagikan Artikel Ini: